Kakek bernama Muhamad bin Martika, Hanya ini informasi yang didapatkan. Sengaja tetap ditulis supaya mudah diingat dan bisa dibaca dikemudian hari. Untuk asal-muasal dan siapa saja saudaranya kakek, belum tahu juga. Informasinya belum ditanyakan lagi, maklum pertanyaan yang ditanyakan sifatnya masih ringan-ringan saja.

Sebelum menikah dengan nenek Mariah, Kakek Muhamad pernah menikah dengan seorang perempuan (belum tahu nama dan asalnya) dan mempunyai 4 orang anak. Mereka adalah : Ibu Mursah (Pasir Manggu), ibu Suwati (kemang tanjung), ibu Ijah (pamarayan), dan abah sarwanta (Rancawiru). Karena istri pertama kakek meninggal dunia, akhirnya kakek menikah dengan nenek Mariah. Nenek Mariah masih orang Pamarayan, Ds. Sukasari, Kec. Tunjung teja.

Kala itu, kakek membawa 4 orang anak, sedangkan nenek Mariah membawa anak satu. Dengan kata lain, kakek punya anak tiri satu, sedangkan nenek punya anak tiri 4. Anak tiri kakek (kakanya bapak) bernama Juhra, katanya hasil pernikahan nenek dengan orang lampung. Setelah itu barulah lahir Bapak (Johani).

Setelah berumah tangga dan keempat anak tiri kakek diurus sampai besar oleh nenk, tanpa sepengetahuan Nenek, rupanya Kakek menikah lagi dengan orang Terahan. dan memiliki 3 orang anak. Mereka adalah Rasi'ah, Durahim, dan Madlias. Ketiga anak Kakek hasil pernikahan dengan orang terahan, semuanya tinggal di terahan. Adapun untuk keluarga dari Abh Durahim dan Ibu Rasi'ah entah kemana.

Salah satu keluarga dan masih mengaku keluarga hanya dari Alm. Paman Madlias, Beliau menikah dengan Bibi Rumsani. Dan dikaruniai 4 orang anak, kalau tidak salah. Teh Haji yang menikah dengan Haji Turmudi, Teh Suha, Kak Maman, dan Mamahnya Adah. [red/Amir]








Terima Kasih :)