Kakek bernama Soleh bin Nawi. Sedangkan Nenek bernama Jaiyah binti Marsidam/Jarka. Kakek berasal dari kampung bungureun (dekat dengan kukulu). Sedangkan Nenek asli dari Kp. Pancur. Kakek sebelum menikah dengan Nenek sudah pernah menikah dengan orang lain. (Untuk sejarah ini belum tahu detailnya).
Ketika itu Nenek sudah memiliki dua anak (Sukri dan Durjak) hasil pernikahan dengan seseorang yang bernama Dasim. Sejarah dari kisah ini belum tahu juga. Kakek Soleh menikah dengan Nenek Jaiyah, maka lahirlah dua anak. Ibu Sarwiti dan Apipah. Dari dua perempuan ini generasi kakek Soleh saat ini masih menetap di Kp. Pancur.
Kakek Soleh juga poligami dengan Nyi Suanyar. Kebetulan tetangga (karena masih satu kampung). Dari hasil pernikahan tersebut, Kakek tidak dikaruniai anak (kalau tidak salah).
Ketika itu Nenek sudah memiliki dua anak (Sukri dan Durjak) hasil pernikahan dengan seseorang yang bernama Dasim. Sejarah dari kisah ini belum tahu juga. Kakek Soleh menikah dengan Nenek Jaiyah, maka lahirlah dua anak. Ibu Sarwiti dan Apipah. Dari dua perempuan ini generasi kakek Soleh saat ini masih menetap di Kp. Pancur.
Kakek Soleh juga poligami dengan Nyi Suanyar. Kebetulan tetangga (karena masih satu kampung). Dari hasil pernikahan tersebut, Kakek tidak dikaruniai anak (kalau tidak salah).
Terima Kasih :)

Tidak ada komentar